Saturday, May 9, 2015

Asal Muasal nama nama Kota di Indonesia

1. Jakarta
Nama Jakarta diambil dari nama Jayakarta yg bermula dari Sungai Ciliwung sekitar 500 thn yg lalu. Selama berabad-abad kota ini berkembang menjadi pusat perdagangan internasional.
Dan itu bisa kita ketahui melalui prasasti-prasasti Tarumanegara, Sriwijaya dan Padjajaran. Dulu kerajaan dari Sunda yg bermukim di Banten sempat menduduki kota ini hingga dinamakan Sunda Kelapa.

Nama Sunda Kelapa dulu dijadikan nama pelabuhan di kota ini. Namun sejak jamannya Fatahillah nama Sunda Kelapa diubah menjadi Jayakarta yg tak lama kemudian datanglah Belanda yg menguasai kota ini.
Belanda pun mengubah namanya menjadi Batavia dan dijadikan pusat perdagangan. Nama Batavia diambil dari nama suku Keltik yg pernah tinggal di Belanda sejak jaman Romawi Kuno.

Lalu sejak Jepang menguasai Indonesia giliran namanya diganti menjadi "Jakarta Toko Betsu Shi" di thn 1942. Namun disaat kemerdekaan Indonesia thn 1945, Jakarta dijadikan ibukota negara Indonesia dengan nama Pemerintah Nasional Kota Jakarta.

2. Surabaya
Ada beberapa versi mengenai nama kota Surabaya. Dan yang paling dipercaya banyak orang itu nama itu berasal dari kisah perkelahian darat dan air antara Ikan Hiu (Suro) melawan Buaya (Boyo).
Berawal saat Ikan Hiu dan Buaya sepakat membagi kekuasaan mereka untuk bisa menghentikan perkelahian. Di jaman dulu memang ada semacam kesaktian dari binatang2 yg sekarang sudah tidak ada lagi.

Pada suatu ketika Ikan Hiu mencari mangsa yg ternyata melewati batas yg disepakati hingga Buaya marah. Ikan Hiu ngotot karena menurutnya semua air itu wilayah kekuasaannya dan Buaya juga merasa bahwa Ikan Hiu telah memasuki wilayahnya.
Mereka berdua sama2 ngotot hingga akhirnya terjadilah perkelahian yg sangat sengit hingga keduanya terluka parah. Katanya perkelahian itu sampai mati dan katanya tidak ada yg menang dan kalah karena keduanya sama2 mati.

Orang2 yg melihat darah Ikan Hiu dan Buaya telah bercampur menjadi satu di sungai hingga akhirnya dinamakan "Suroboyo". Tapi versi lain juga mengatakan kalo nama Surabaya diambil dari nama Sura (selamat) dan Baya (Bahaya).
Jadi kalo diartikan menjadi Selamat dari Bahaya karena saat kerajaan Tar-tar menyerbu kota ini, Raden Wijaya tidak tinggal diam. Dia mengatur strategi hingga akhirnya berhasil mengusir Kerajaan Tar-tar yg terkenal buas dan liar orang2nya.

Ada juga versi lain di 1358 SM, ada sebuah desa yg berada di tepian sungai Brantas yg bernama Churabhaya yg dijadikan tempat penyeberangan yg penting saat itu di jaman pemerintahan Hayam Wuruk.

3.  Bandung
Ada beberapa versi juga mengenai nama kota Bandung. Yang paling dipercaya banyak orang itu nama Bandung ternyata diambil dari nama kendaraan air yang terdiri 2 perahu yang diikat berdampingan yg dinamakan Perahu Bandung.
Versi lain juga mengatakan kalo nama Bandung itu berasal dari bahasa Sunda yaitu Bendung karena terbendungnya sungai Citarum oleh Lava Gunung Tangkuban Perahu yg membentuk Telaga. Nama Bandung juga berasal dari bahasa Sunda yaitu Banding yang artinya berdampingan.

Selain itu ada juga yg mengartikan kata Bandung itu adalah besar dan luas yg berasal juga dari bahasa sunda yaitu Bandeng yang artinya genangan air yang luas. Sebelum ada kabupaten Bandung, dulu kota ini dinamakan Tatar Ukur pada masa Kerajaan Timbangaten.
Kerajaan Timbangaten lama2 meluas ke daerah Jawa Barat yg ternyata masih dibawah dominasi kerajaan Sunda-Padjajaran di abad 15.

4. Medan
Pada thn 1590, pelaut dari Eropa yang bernama John Anderson pernah menulis buku bahwa dia pernah mengunjungi kota Deli di Sumatera Utara dan disana dia menemukan sebuah perkampungan yg bernama Kampung Medan yang dipimpin oleh Tuanku Pulau Berayan.
Namun ternyata banyak versi juga dari nama Medan ini antara lain yaitu nama Medan ternyata berasal dari penulis-penulis yang pernah singgah disana dan menamai kota itu Medin. Ada juga versi dari India yg bernama Meiden serta versi dari bahasa Batak Karo yaitu Madan (sembuh).

Ada juga versi lain yg mengatakan bahwa nama medan itu diambil dari kata medan perang kala itu Sultan Iskandar Muda dari Aceh mengajak perang dan menyerbu tanah Deli karena merasa ditolak pinangannya oleh Putri Hijau yg terkenal cantik dijaman itu.

5. Semarang
Di abad 15 ada seorang yg bernama Pangeran Made Pandan di perbukitan Pragota yg hendak menyebarkan agama. Tak disangka dalam perjalanannya dia menemukan daera yang sangat subur dan hijau. Diantara kesuburan itu ternyata ada pohon Asam yang Arang (Jarang) hingga nama itu akhirnya lama2 disebut Semarang.
Lalu dia mendirikan desa disitu dgn gelar Kyai Ageng Pandan Arang I. Lalu diteruskan dgn anaknya yg bernama Kyai Ageng Pandan Arang II yg menjadi Bupati yg bekerja sama dengan Sunan Kalijogo.

6. Makassar
Asal-usul nama Makassar ada beberapa versi yaitu dari kata "Ampakasaraki" (menjasmanikan) dan dari bahasa jaman dulu yaitu "Mangkasarak" yg dieja menjadi Mang + Kasarak. Jika disimpulkan arti dari Mangkasarak itu sifat yang mulia dan jujur yg digambarkan karakter orang Makassar jaman dulu.
Kalo versi dari Arab itu berasal dari kata "Akkasaraki Nabbiya", artinya Nabi menampakkan diri. Dalam ungkapan "Akkana Mangkasarak", maksudnya berkata terus terang, meski pahit, dengan penuh keberanian dan rasa tanggung jawab.

7. Banjarmasin
Menurut bahasa Jawa kata Banjarmasin artinya Taman Asin, sedangkan sejarah dari Jawa Barat mengatakan nama itu berasal dari Kerajaan Mahasin di Singapura yg  melarikan diri akibat gempuran Kerajaan Sriwijaya hingga berada di suatu tempat dan dia namakan Banjar Mahasin.
Namun menurut versi orang Banjar itu diambil dari nama seorang patih terkenal di Kerajaan Banjar yaitu Patih Masih. Peperangan antara Kerajaan Banjar dan Kerajaan Daha membuat salah satu dari mereka meminta bantuan Kerajaan Demak.

Patih Masih mengangkat Pangeran Samudera menjadi Raja Kerajaan Banjar. Pangeran Samudera memenangkan pertempuran itu dan berhasil merebut Kerajaan Daha yg dipimpin oleh Tumenggung. Lalu disinilah dia memberi nama "Banjarmasih" untuk nama ibukotanya.

8. Denpasar
Nama Denpasar itu artinya Pasar Baru tapi menurut versi orang Bali dulunya denpasar itu sebuah taman kesayangan Raja Badung Kyai Jambe Ksatrya yang beristana di Puri Jambe Ksatrya di Pasar Satria. Taman itu dulunya dibuat khusus Tamu-tamu khusus dari Raja dan juga dibuat sebagai tempat peristirahatan.
Taman itu ada disebelah utara hingga akhirnya dinamakan Taman Denpasar (berasal dari kata Den = utara). Namun terjadi perkelahian antara Kyai Jambe Ksatrya dengan I Gusti Ngurah Rai gara2 adu ayam. Pertengkaran itu mengakibatkan terbunuhnya Kyai Jambe Ksatrya.

I Gusti Ngurah Rai yg dulunya orang kepercayaan Kyai Jambe Ksatrya diangkat menjadi Raja dan namanya berubah menjadi I Gusti Ngurah Made Pemecutan. Dan dia mendirikan kerajaan di Taman Denpasar dgn nama Puri Denpasar.

9. Ambon
Nama kota Ambon ini katanya diambil dari nama pulau yang ada disana yg diberi nama Pulau Ambon. Lahirnya kota Ambon terjadi di tanggal 7 September 1575 yaitu perjuangan orang2 Maluku yg bersatu membentuk kota yg dinamakan Kota Ambon dijaman penjajahan bangsa Portugis.

10. Jayapura
Dulunya waktu pemerintahan Belanda dinamakan Holandia di thn 1910 yg berarti Hol berarti lengkung atau teluk dan Land(ia) berarti tanah atau tempat yang berteluk. Lalu orang Indonesia mengganti nama tsb menjadi Jayapura yg diambil dari bahasa Sansekerta yg artinya Jaya yang berarti kemenangan, sedangkan pura adalah kota.



Reactions:

0 comments:

Powered by Blogger.